Sabtu, 12 November 2011

SKL Sosiologi

Lembaga Sosial

Indikator 1 : Hakikat Lembaga Sosial

Beda antara Pranata (Lembaga) dan Asosiasi
Pranata : sistem norma yang mengatur masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.
Asosiasi : pelaksana dari pranata.

Contoh : aturan tentang perkawinan (pranata), dilaksanakan oleh KUA (asosiasi).

Tujuan lembaga atau pranata sosial : memenuhi kebutuhan masyarakat.
(UN 2010)

Indikator 2 : Ciri-ciri Lembaga Sosial

Ciri-ciri Lembaga Sosial
(UN 2009)
1. Memiliki simbol/lambang tertentu.
Contoh :
-simbol lembaga pendidikan :
- simbol lembaga keluarga :



2. Memiliki tujuan tertentu.
3. Memiliki alat perlengkapan untuk mencapai tujuan.
Contoh :
- lembaga keluarga mempunyai tujuan untuk mendidik anak-anak agar cerdas, maka lembaga keluarga memerlukan adanya buku-buku ilmu pengetahuan atau komputer yang mempunyai akses internet.
- lembaga politik mempunyai tujuan untuk menyalurkan aspirasi rakyat, maka lembaga politik memerlukan berbagai sarana untuk menampung aspirasi rakyat apakah lewat internet (berarti perlu komputer), menerima rakyat yang langsung menyampaikan aspirasi (berarti perlu tempat atau ruangan untuk menerima rakyat), dan lain-lain.
4. Memiliki tradisi (aturan) tertulis dan tidak tertulis.

Indikator 3 : Fungsi Lembaga Sosial

Lembaga-lembaga Pokok dalam Masyarakat
1. Lembaga Keluarga
Fungsi lembaga keluarga :

- Fungsi reproduksi : saluran untuk melanjutkan keturunan (fungsi esensial).
(UN 2008)

- Fungsi afeksi : kasih sayang.
 a. Memberikan rasa tentram dan kehangatan bagi anggotanya
b. Memperhatikan ketercukupan kebutuhan psikologis dan kasih sayang
c. berbagi cerita kepada anggota keluarga
d. Berekrasi bersama anggota keluarga
(UN 2009, 2010)

- Fungsi sosialisasi : membentuk kepribadian anak.

Contoh :
a. Ibu mengajari anak cara berbicara dengan orang yang lebih tua
b. Bapak memberi contoh bagaimana bersikap baik kepada orang lain
(UN 2011)

- Fungsi edukatif : memberikan ilmu.
- Fungsi proteksi : menjaga anggota keluarga dari gangguan pihak lain.
- Fungsi ekonomi : memenuhi kebutuhan keluarga.

Lembaga sosial yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan hidup, bersifat informal, dan berfungsi untuk pewarisan budaya secara alamiah adalah : keluarga.
(UN 2010)

2. Lembaga Agama
Fungsi lembaga agama :
- menuntun manusia dalam rangka menemukan kedamaian hakiki
(UN 2008)

- mempersatukan komunitas atas dasar keyakinan (fungsi lembaga agama bagi kepentingan integrasi kelompok intern umat)
(UN 2008)

Fungsi lembaga pendidikan agama bagi kelangsungan hidup masyarakat terkait dengan membangun kepribadian individu yang berakhlak mulia :
memberikan dasar moral bagi individu
(UN 2011)


3. Lembaga Politik
Tujuan dibentuknya partai politik : menyalurkan aspirasi yang berkembang di masyarakat. (UN 2009)

4. Lembaga Ekonomi
Fungsi lembaga ekonomi : mengatur kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.

- Mengatur kebutuhan hidup rakyat
(UN 2010)

5. Lembaga Pendidikan
Fungsi lembaga pendidikan :
- meningkatkan kedudukan sosial / melakukan mobilitas vertikal
(UN 2009, 2010)

6. Lembaga Hukum
Ciri lembaga hukum :
a. Memiliki kitab undang-undang sebagai acuan
b. Timbangan sebagai lambang keadilan masyarakat
(UN 2011)

Referensi
Niniek Sri Wahyuni dan Yusniati. 2007. Manusia dan Masyarakat, Pelajaran Sosiologi untuk SMA Kelas XII. Jakarta: Ganeca Exact.

Senin, 17 Oktober 2011

aku baru latihan

KISI-KISI UJIAN NASIONAL EKONOMI SMA/MA (PROGRAM IPS)
NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Memahami permasalahan ekonomi, kelangkaan dan sistem ekonomi, konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen, permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar. Mendeskripsikan kelangkaan dan masalah pokok ekonomi.
Mengidentifikasi peran konsumen atau peran produsen dalam perekonomian Indonesia.
Mengidentifikasi, ciri-ciri, kelemahan, atau kelebihan sistem ekonomi.
Mendeskripsikan permintaan dan penawaran serta menentukan harga keseimbangan dengan tabel, kurva, dan perhitungan matematik.
Mengidentifikasi ciri, fungsi pasar, atau bentuk pasar (pasar barang dan pasar faktor produksi).
2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi, Produk Domestik Bruto (PDB), Pendapatan Nasional (PN), inflasi, konsumsi, uang dan perbankan. Mendeskripsikan kebijakan fiskal atau kebijakan moneter yang dilakukan pemerintah.
Mendeskripsikan konsep PDB, PDB harga berlaku, PDB harga konstan, dan pendapatan nasional.
Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi serta perhitungannya.
Mengidentifikasi fungsi tabungan dan fungsi konsumsi (dengan grafik, tabel serta perhitungannya).
Mendeskripsikan uang dan bank.
3. Memahami kondisi ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi, APBN dan APBD, perekonomian terbuka, serta mengenal pasar modal. Mendeskripsikan ketenagakerjaan, pembangunan ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi serta indikatornya.
Mendeskripsikan konsep, tujuan, dan fungsi APBN atau APBD, dan sumber-sumber pembiayaannya.
Menghitung pajak (PPh atau PBB).
Mendeskripsikan perdagangan internasional, neraca pembayaran atau kebijakan perdagangan internasional.
Mendeskripsikan valuta asing dan pasar modal serta perhitungannya.
4. Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa. Mencatat transaksi keuangan ke dalam persamaan akuntansi.
Mencatat transaksi perusahaan jasa dalam jurnal atau buku besar.
Membuat jurnal penyesuaian atau kertas kerja.
Mendeskripsikan laporan keuangan dan perhitungannya (laba/rugi atau perubahan modal).
5. Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan dagang dan penutupan siklus akuntansi perusahaan dagang. Membuat jurnal khusus, buku besar utama atau buku besar pembantu berdasarkan data, transaksi, dan jurnal.
Membuat jurnal penyesuaian atau kertas kerja berdasarkan data, transaksi, dan jurnal.
Mendeskripsikan laporan keuangan dan perhitungannya (laba/rugi atau perubahan modal), serta membuat jurnal penutup.
6. Memahami manajemen, badan usaha dalam perekonomian nasional, pengelolaan koperasi, dan kewirausahaan. Mendeskripsikan fungsi, unsur, atau tingkatan manajemen.
Mendeskripsikan bentuk, ciri-ciri, atau perbedaan bentuk badan usaha.
Mendeskripsikan koperasi atau koperasi sekolah.
Mengindentifikasi peran, jiwa, ciri-ciri atau tahapan yang dilalui wirausaha yang berhasil.